Minggu, 04 September 2011
Review Hotel Anugerah Palembang
Karena bawa keponakan kecil yg lagi super lincah, maka kami memutuskan menginap di hotel ini dengan pertimbangan hotel ini satu kompleks dgn McD 24 jam, toko pempek candy, toko kue dan ada deretan atm. Lokasinya pun strategis di jalan sudirman, Di depan BNI cab Musi Palembang, dekat dengan martabak Har yang terkenal itu.
Kami menginap disini sejak tgl 1 September 2011 dan rencananya checkout besok.
Kesan sejak awal tiba di hotel ini adalah ini hotel bintang 2 yang menyenangkan. karyawannya ramah, pelayanannya cepat, restorannya cukup enak. Harga kamar dan makanannya pun cukup reasonable.
Ukuran kamar sendiri tidak terlalu besar, dilengkapi dengan tv, coffee table, meja kecil. Kamar mandi juga berukuran cukup besar. Cukup nyaman untuk kelasnya.
Sarapan dilakukan di coffeeshop. Menunya adalah nasi goreng, mie goreng, bubur ayam, satu macam sayur atau bubur kacang hijau, buah potong, roti dan aneka olesannya, teh, kopi, susu dan orange juice. Di luar jam sarapan, tamu bisa nongkrong nyaman di coffeeshop ini tanpa gangguan pelayan yg bolakbalik nanya apakah tamu mo pesan makanan lagi ga. asik banget deh service karyawan coffeeshopnya! .
Secara keseluruhan hotel ini adalah hotel bintang 2 yang cukup nyaman dengan karyawan yg cukup ramah juga. hotel ini sangat rekomended, dan jika ke Palembang lagi, yes, saya tidak keberatan menginap di hotel ini lagi.
Minggu, 15 Mei 2011
Review Pindang Musi Rawas Palembang
Kali ini saya mencoba restoran pindang Musi Rawas. Penyajian di restoran ini adalah di meja akan ditata prasmanan ala restoran Padang, namun khusus untuk menu Pindang, pelayan akan menanyakan pindang apa yg diinginkan. Kemarin kami memesan menu pindang udang. pindang patin dan pindang iga.
Menu prasmanan yabgterhidang di meja terdiri dari lapan,4 macam sambbal, ayam goreng, udang goreng dan ikan balita yang sangat crunchy. Sambalnya ada sambal terasi, sambal mangga, sambal tomatdan sambal rusip. Rasanya enak semua.
Tapi yang paling spektakuler adalah pindang udang yang datang belakangan. Seekor udang ukuran besar, dalam kuah asam pedas yang segar dengan taburan kemangi. Maknyuuuuussss. . . setara dengan harganya yg sekitar Rp. 65.000 seporsi terdiri dari 1 ekor udang.
Saya tidak mencoba pindang iga dan kepala patin, tapi menurut adik saya, rasanya juga enak. Restoran inimemang rekomended banget!
Selasa, 27 Mei 2008
Palembang 5-6 Januari 2008
Jika Biasanya gw ke Palembang tanpa tujuan yang jelas kecuali ikut aja kemana nyokap pergi, maka kali ini gw berangkat dengan tujuan yang jelas yaitu Wisata Kuliner.
Sebenarnya gw ke Palembang untuk menghadiri kondangan sepupu gw. Tapi secara dah nyampe Palembang, maka gw putusin untuk sekaligus wisata kuliner. So, dari Jakarta gw sudah menyiapkan daftar tempat makan yang pengen gw kunjungin.
Pesawat Gw berangkat Sabtu 5 Januari 2008 jam 6 pagi dari Jakarta menuju Palembang. Satu yang gw pelajarin dari perjalanan pagi-pagi buta ini, ternyata kalau kita datang sebelum jam 6 pagi, maka airport lounge yang ada di Cengkareng ternyata belum menyiapkan sarapan. Baru ada teh dan kue kecil saja. But It’s Ok lah… kan mo wisata kuliner.. J
Tiba di Palembang pukul 07.15 WIB, nyokap sudah menanti di Bandara. Kami langsung menuju rumah tante Lina. Disana sudah ada Tante Tris dan sepupu gw Gadis. Setelah istirahat sebentar, kami lalu sepakat untuk mencari sarapan Mie Celor.
Mie Celor yang kami datangi adalah Mie Celor 26 (Latifah). Lokasinya di jalan Mujahidin. Jalan menuju warung mie celor ini melewati pasar 26 ilir yang crowded. Sesampai disana kami disambut pemilik warung yang ramah, yang selain menawarkan mie celor juga menawarkan es madu yang rasanya manis-manis asam yang segar sebagai teman makan mie. Rasanya memang Pas banget buat paduan makan mie celor yang bersantan kental dan disajikan dengan taburan udang yang gurih dan telor matang.
Setelah puas sarapan, kami memutuskan untuk mampir ke pasar Ramayana melihat-lihat songket Palembang yang terkenal. Koleksi songket dan kain disana memang bagus-bagus, maka niat semula yang hanya lihat-lihat berganti dengan belanja kain dan baju khas Palembang.
Sehabis belanja, kami lalu kembali ke rumah untuk bersiap-siap ke kondangan sepupu gw. Seperti halnya pesta-pesta di Palembang, tekwan dan pempek yng nikmat selalu tersedia.
Setelah pesta, kami balik lagi ke rumah. Karena kain yang dibeli nyokap tadi pagi ternyata ada cacatnya, maka setelah istirahat sebentar kami kembali lagi ke pasar Ramayana. Halah, disana ketemu kain lain yang bagus, maka gw belanja lagi.
Setelah puas belanja, kami lalu menuju wisata kuliner berikutnya yaitu Es Kacang Mamat di daerah veteran. Es kacangnya sodara-sodara….. sumpe deh, enak banget!. Rasa manis sirupnya meresap hingga ke kacang merahnya dan rasa sirupnya juga enak banget!. Dapat info juga, kalo si mamat ini ga jualan hari jumat.
Dari es kacang mamat, kami melaju ke Plaju untuk belanja krupuk. Kata nyokap, krupuk di plaju rasanya enak banget!.Setelah dapat krupuk, kami kembali ke Palembang untuk mampir dulu di Pempek Saga Sudi Mampir. Lokasinya di depan kantor Balaikota Palembang. Makanan andalan disini adalah pempek Lenggang yang dibakar di daun pisang. Yummy sekali…….
Keesokan harinya, kami jalan-jalan ke Plaju lagi. Setelah dari Plaju, kami ke Pasar Cinde untuk belanja krupuk Palembang yang terkenal. Disana gw menemukan krupuk pecah seribu. Bentuknya seperti pempek kriting dan crunchy sekali. Selain itu, banyak sekali jenis-jenis krupuk lainnya. Hasilnya, 1 kotak gede berisi krupuk beraneka rupa diangkut buat jadi oleh-oleh. Setelah belanja oleh-oleh, kami mampir ke lantai 2 pasar Cinde, untuk menikmati pempek Mei Hwa. Pempeknya kecil-kecil, beraneka rupa dan yang istimewa adalah cukanya. Enak dan segar.
Sehabis makan pempek Mei Hwa, kami lalu lanjut buat makan siang di RM. Sari Melayu di Jl. Demang Lebar Daun. Restoran ini cukup besar dan juga menyediakan tempat makan lesehan. Makanan andalannya adalah Pindang Patin, Pindang Tulang dan berbagai macam sambal khas Palembang seperti rusip, tempoyak dan bekasam. Rasanya enak banget dengan harga yang standar.
Sehabis makan, tiba waktunya bagi gw untuk kembali ke Jakarta. Maka gw pun diantar ke bandara dengan berbagai bawaan. Pukul 14.05 WIB, pesawat membawa gw kembali ke Jakarta dengan kenangan tentang berbagai makanan Palembang yang nikmat…. Hmmmmmm…….
Places That I visit in Palembang
Mie Celor Latifah di Jalan Mujahiddin
Pasar Ramayana
Es Kacang Mamat di veteran
Pempek Saga SudiMampir di depan Balaikota
Pempek Mei Hwa di Pasar Cinde Atas
Rm. Sari Melayu di Jl. Demang Lebar daun